Pancur Aji adalah
salah satu kawasan wisata kota sanggau berjarak sekitar 6 km dari pusat kota terletak
di Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Untuk menuju kawasan Wisata Pancur Aji ini dapat ditempuh dengan kendaraan roda dua atau roda
empat. Terdapat papan petunjuk disimpang jalan besar, namun kondisi jalan
menuju kawasan wisata ini cukup menantang dan berbukit-bukit.
Tampilkan postingan dengan label Wisata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wisata. Tampilkan semua postingan
Taman Wisata Pancur Aji Sanggau
Pancur Aji adalah
salah satu kawasan wisata kota sanggau berjarak sekitar 6 km dari pusat kota terletak
di Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Untuk menuju kawasan Wisata Pancur Aji ini dapat ditempuh dengan kendaraan roda dua atau roda
empat. Terdapat papan petunjuk disimpang jalan besar, namun kondisi jalan
menuju kawasan wisata ini cukup menantang dan berbukit-bukit.Mesjid Mujahidin Pontianak

Masjid Mujahidin dibangun diatas lahan seluas 6,4
hektar yang berlokasi di jalan Jendral Ahmad
Yani Pontianak dan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo tanggal 20
Januari 2015.
Luas bangunan ruang Ibadah 900 meter2 dan ruang
dalam seluas 1500 m2, keseluruahannya menggunakan lantai marmer. Ruang serbaguna
seluas 500m2, plaza berlantai batu bata merah seluas 1300 m2, ruang wudlu pria
dan wanita seluas 1300 m2 dan taman parkir seluas 30.000m2. Tinggi Bangunan
ruang Ibadah 2,4 meter dan menara 24, 5 meteer. Masjid mampu menampung sekitar
500 jamaah di ruang utama, di plaza sekitar 2.500 jamaah dan lapangan parkir
sekitar 75.000 jamaah.
Rumah Adat Melayu Kalimantan Barat
Rumah Adat
Melayu Kalimantan Barat terletak pada komplek Perkampungan Budaya jalan Sutan
Syahrir Kota Pontianak. Pembangunan dimulai tanggal 17 Mei 2003 hingga selesai
tahun 2005 dan diresmikan tanggal 09/11/2005 oleh Wakil Presiden RI Jusuf
Kalla.
Bangunan berdiri
diatas lahan seluas 1,4 Ha yang dijadikan sebagai pusat/tempat
diselenggarakannya berbagai kegiatan budaya melayu, Festival seni budaya
melayu, resepsi pernikahan maupun salah satu destinasi kunjungan wisatawan
lokal maupun mancanegara.
Rumah Betang Radakng Pontianak

Rumah Radakng adalah sebutan untuk rumah panjang suku Dayak
Kanayatn di Provinsi Kalimantan Barat.
Rumah Radakng merupakan rumah adat terbesar di Indonesia saat ini yang menjadi landmark Kota Pontianak setelah Tugu Khatulistiwa.
Rumah Radakng merupakan rumah adat terbesar di Indonesia saat ini yang menjadi landmark Kota Pontianak setelah Tugu Khatulistiwa.
Ukuran rumah ini panjang 138 meter dan tinggi 7 meter, terletak di jalan Sutan Syahrir Kota Baru Pontianak.
Tugu Khattulistiwa Pontianak

Tugu Khattulistiwa ini terletak di Jalan Khatulistiwa, Kecamatan Pontianak Utara, Provinsi Kalimantan Barat. Kawasan ini dibuka setiap hari jam 09.00 - 17.00 WIB. Pada bulan Maret dan September merupakan saat yang tepat berkunjung karena proses kulminasi matahari terjadi tanggal 21 - 23.
Peristiwa KULMINASI MATAHARI adalah sebuah fenomena alam ketika matahari tepat berada di garis khatulistiwa.
Pada saat fenomena alam ini berlangsung, bayangan tugu akan "menghilang" selama beberapa detik. Demikian juga dengan bayangan benda-benda lainnya di sekitar Tugu Khattulistiwa Pontianak.
Tugu pertama dibangun tahun 1928 berbentuk tonggak dengan anak panah.
- Tahun 1930 disempurnakan, berbentuk tonggak dengan lingkarang dan anak panah.
Wisata Sungai Kapuas dan Taman Alun Kapuas
Taman Alun Kapuas merupakan salah satu lokasi wisata dalam kota
Pontianak yang dapat dikunjungi kapan saja dimana letaknya di tengah kota.. Hampir setiap harinya lokasi
ini ramai dikunjungi oleh masyarakat yang datang bersama keluarga dan sesekali
tampak wisatawan asing datang ke tempat ini. Disarankan untuk datang pada jam 4 sore keatas karena suasana sudah tampak begitu ramai dan para pedagang makanan dan minuman pun sudah terlihat standby di posisinya masing-masing.
Pantai Purus Padang
Pantai Purus atau lebih dikenal dengan nama Danau Cimpago. Letaknya ke utara sekitar 2 km dari Pantai Padang.
Pantainya sungguh cantik, landai, dan area pasirnya cukup luas. Banyak tenda dengan kursi santai yang disediakan oleh pedagang di sana. Kalau mau duduk di tenda ini, tidak enak rasanya kalau anda tidak membeli dagangan mereka seperti minuman, makanan, atau snack lainnya. Pantainya memiliki pasir yang halus memang cocok tempat bermain anak-anak, mandi-mandi di laut atau bermain pasir. Menariknya, di pantai ini terjadi pertemuan antara sebuah sungai besar dengan air laut.
Pantai Sasak Pasaman Barat
Pantai Sasak Pasaman adalah sebuah pantai indah yang terletak di desa Pasa Lamo, Kecamatan Sasak Ranah Pasisie, Pasaman Barat. Oleh penduduk setempat pantai ini diberi nama Muaro Sasak, karena keindahan pantai ini terletak pada muara pantai. Muara pantai sasak merupakan pertemuan 3 buah sungai besar yang bertemu di muara sasak ini.
Pantai Sasak terkenal dengan pantainya yang indah dan ombaknya yang besar karena langsung berhadapan dengan Samudera Hindia. Selain terkenal dengan pantai wisatanya, Sasak juga penghasil ikan untuk konsumsi masyarakat Pasaman Barat.
Kebun Binatang - Bukit Tinggi
Taman Marga Satwa dan Budaya Kinantan atau lebih dikenal dengan sebutan
Kebun Binatang. Obyek wisata ini dibangun tahun 1900 oleh seorang
berkebangsaan Belanda yang bernama Controleur Strom Van Govent yang
berkebangsaan Belanda. Kemudian pada tahun 1929 dijadikan kebun binatang
oleh Dr. J. Hock dan merupakan satu-satunya kebun binatang yang ada di
Sumatera Barat, dan merupakan kebun binatang tertua di Indonesia. Di
tengah lokasi wisata ini terdapat Museum Kebudayaan berbentuk rumah adat
Minangkabau, Museum Zoologi dan tempat bermain anak-anak.Pemandangan Alam Bukit Langkisau Painan Sumbar
Bukit Langkisau sebuah sebuah bukit kecil yang
terletak di antara Kota Painan dan Negeri Salido. Berada di Kabupaten
Pesisir Selatan, Sumatera Barat.
Kawasan bukit langkisau juga dimanfaatkan sebagai sarana olahraga
terbang layang dengan lokasi pendaratan di pantai Carocok atau Pantai
Salid. Dari puncak Bukit Langkisau kita juga dapat melihat Ibu Kota
Kabupaten Pesisir Selatan.
Museum Kelahiran Buya HAMKA
Tempat Wisata Alam Air Terjun yang terletak di Propinsi Jambi :
- Air Terjun Bukit Gerinting - Tebo
- Air Terjun Hulu Sungai Letung - Bungo
- Air Terjun Mentalun - Merangin
- Air Terjun Pendung - Kerinci
- Air Terjun Punjung Empat - Bungo
- Air Terjun Segerincing - Sarolangun
- Air Terjun Talang Jaya - Merangin
- Air Terjun Tegan Kiri - Bungo
- Air Terjun Telun Berasap - Kerinci
- Air Terjun Telun Parentak - Merangin
- Air Terjun Tujuh Tingkat - Kerinci
Tempat Wisata Air Terjun Sumatera Utara
- Aek Sijornih - Tapanuli Selatan
- Air Terjun Batu Lobang - Tapanuli Tengah
- Air Terjun Belingking - Karo
- Air Terjun Bukit Lawang - Langkat
- Air Terjun Dua Warna - Deli Serdang
- Air Terjun Hatonduan - Simalungun
- Air Terjun Lae Simbilulu - Pakpak Bharat
- Air Terjun Lae Une - Pakpak Bharat
- Air Terjun Lau Balis - Langkat
- Air Terjun Lau Berte - Langkat
- Air Terjun Loknya
- Air Terjun Marike - Langkat
- Air Terjun Mursala - Tapanuli Tengah
- Air Terjun Ompu Lagang - Humbang Hasundutan
- Air Terjun Pollung - Humbang Hasundutan
- Air Terjun Ponot - Asahan
- Air Terjun Rawe
The Great Wall of Koto Gadang Bukit Tinggi
The
Great Wall of Koto Gadang Bukittinggi atau Tembok Cina nya Bukittinggi atau
“Janjang Koto Gadang ada juga menyebut janjang saribu karena jumlah anak
tangga berjumlah seribu, objek wisata ini diresmikan oleh Menkominfo tanggal 26
Januari 2013.
The Great Wall ini menghubungkan Bukittinggi dengan Koto Gadang. Kalau dari
Bukittinggi kita bisa melewatinya dari Lobang Jepang. Memasuki kawasan ini,
pengunjung akan melalui jalan menurun. Kemudian bertemu dengan panorama Ngarai
Sianok, persawahan dengan tebing-tebing nan indah.
Lobang Jepang - Bukit Tinggi
Lobang (lubang) jepang merupakan bunker peninggalan jaman jepang menduduki
nusantara. Gua yang menjadi basis pertahanan jepang pada saat perang dunia II
dan perang Asia Timur Raya (1942). Lubang Jepang ini terletak di bukit sianok
Bukit Tinggi. Lubang Jepang ini adalah bukti kesaksian masyarakat Indonesia
atas kerja paksa yang dilakukan oleh penjajah terhadap rakyat Indonesia.
Lubang Jepang merupakan salah satu objek pelancongan yang ada dalam kota
bukittinggi dan merupakan peninggalan sejarah dari kependudukan jepang selama
berada di bukittinggi. Karena Bukittinggi yang sangat strategis, terletak di
tengah - tengah pulau sumatera, maka penjajah jepang menetapkan kota
bukittinggi sebagai pusat komando pertahanan tentara Jepang di Sumatera (seiko
sikikan kakka) yang dipimpin oleh jenderal watanabe.
Objek Wisata Sumatera Barat
Provinsi Sumatera Barat memiliki berbagai jenis
daearah dan tempat wisata, baik wisata alam maupun wisata sejarah, diantaranya
yang sangat sering dikunjungi adalah sebagai berikut :
1. Danau Singkarak
Merupakan
danau yang terbesar di Sumatera Barat dengan panjang 21 km yang terletak di
pinggir jalan raya Padang Panjang – Solok. Di sekitar danau terdapat beberapa
tempat untuk beristirahat dan bersantai serta tersedia juga berbagai fasilitas
sampan, boat dan hotel. Tersedia juga fasilitas untuk mengelilingi danau dengan
pemandangan yang indah.
Candi bahal Portibi Paluta, Sejarah Yang Terlupakan
Gunung Tua, Potensi wisata Sumatera Utara memang luar biasa,
selain alamnya yang begitu indah, di beberapa daerah Sumatera Utara juga
memiliki ragam budaya, kuliner dan berbagai artefak peninggalan masa lampau,
yang luar biasa dan bernilai sejarah yang tinggi.
Di kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) ada sejarah tertulis yang sangat
mengagumkan. Orang menyebutnya Candi Bahal Portibi.
Candi yang terletak di kabupaten yang memiliki letak geografis yang meliputi
dataran, perbukitan dan pegunungan serta potensi keindahan alamnya, membuat
daerah ini kerap menjadi objek kunjungan wisatawan dalam dan mancanegara.
Tugu Kelapa Sawit di Kebun Raya Bogor

Kelapa sawit didatangkan ke
Indonesia oleh pemerintah Hindia Belanda pada tahun 1848. Beberapa bijinya
ditanam di Kebun Raya Bogor, sementara sisa benihnya ditanam di tepi-tepi jalan
sebagai tanaman hias di Deli, Sumatera Utara pada tahun 1870-an. Pada saat yang
bersamaan meningkatlah permintaan minyak nabati akibat Revolusi Industri
pertengahan abad ke-19. Dari sini kemudian muncul ide membuat perkebunan kelapa
sawit berdasarkan tumbuhan seleksi dari Bogor dan Deli, maka dikenallah jenis
sawit "Deli Dura".
Pada tahun 1911, kelapa sawit mulai diusahakan dan dibudidayakan secara
komersial dengan perintisnya di Hindia Belanda adalah Adrien Hallet, seorang
Belgia, yang lalu diikuti oleh K. Schadt. Perkebunan kelapa sawit pertama
berlokasi di Pantai Timur Sumatera (Deli) dan Aceh. Luas areal perkebunan
mencapai 5.123 ha. Pusat pemuliaan dan penangkaran kemudian didirikan di
Marihat (terkenal sebagai AVROS), Sumatera Utara dan di Rantau Panjang, Kuala
Selangor, Malaya pada 1911-1912. Di Malaya, perkebunan pertama dibuka pada
tahun 1917 di Ladang Tenmaran, Kuala Selangor menggunakan benih dura Deli dari
Rantau Panjang. Di Afrika Barat sendiri penanaman kelapa sawit besar-besaran
baru dimulai tahun 1910.





.jpg)